Depan Penemuan Mayat Bayi di Perkebunan Gegerkan Warga, Ternyata Hanya Bangkai Kucing

Penemuan Mayat Bayi di Perkebunan Gegerkan Warga, Ternyata Hanya Bangkai Kucing

Kuningan, 26 Februari 2025 – Warga Dusun Manis, Desa Partawangunan, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, digegerkan oleh penemuan mayat yang diduga bayi manusia di area perkebunan milik Bapak Komar. Kabar ini menyebar cepat, menimbulkan kehebohan dan kepanikan di kalangan masyarakat.

Penemuan itu terjadi pada Selasa pagi ketika seorang warga yang tengah melintasi area perkebunan mencium bau menyengat yang mencurigakan. Dengan hati-hati, ia mendekati sumber bau tersebut dan menemukan sesuatu yang terbungkus kain lusuh, tergeletak di antara semak-semak. Dugaan awal, benda itu adalah jasad bayi yang telah membusuk.

Tanpa menunggu lama, kabar ini langsung dilaporkan kepada perangkat desa. Bapak Ade Nuryaman, selaku Kaur Perencanaan Desa Partawangunan, segera datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut. Dengan napas tertahan dan hati yang berdebar, ia membuka bungkusan tersebut, bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Namun, apa yang ditemukan ternyata jauh berbeda dari dugaan awal. Bungkusan tersebut tidak berisi jasad bayi, melainkan hanya bangkai seekor kucing yang sudah membusuk. Seketika suasana yang mencekam berubah menjadi kelegaan bercampur rasa kaget dan geli.

"Awalnya kami benar-benar mengira itu mayat bayi, karena bentuknya sekilas mirip dan baunya sangat menyengat. Tapi setelah diperiksa lebih dekat, ternyata hanya seekor kucing," ungkap Bapak Ade Nuryaman dengan napas lega.

Meski akhirnya diketahui bahwa tidak ada kejadian tragis yang terjadi, insiden ini tetap menjadi pelajaran bagi warga agar tidak mudah panik sebelum memastikan kebenaran informasi. Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar bangkai hewan tidak menimbulkan keresahan.

Warga Dusun Manis kini bisa bernapas lega, meski peristiwa ini sempat membuat jantung mereka berdegup kencang. Hari yang diawali dengan kepanikan pun berakhir dengan tawa kecil dan cerita yang akan dikenang dalam waktu lama.

Penulis-Rifki Alfanur